Kamis , 21 Agt 2014

 

KOMANDAN PUSDIKARHANUD

 

            Kolonel Arh

          Toto Nugroho


Profil Satuan


PUSDIKARHANUD

Pusdikarhanud PO BOX 59 Malang Jawa Timur Indonesia Tlp. (0341)461577

email redaksi  pusdikarh1@gmail.com atau admin@pusdikarhanud.mil.id

Contact Us


Time

  


Info

Info Pendidikan

Jadwal Piket Admin

Kode Mata Kuliah


Admin Web


 
: Pengumuman : Bagi Casis Diksarcab Arhanud TA 2014, Agar segera mengirimkan data singkat (Nama, Pangkat, Nrp) ke admin Pusdikarhanud di "pusdikarh1@gmail.com" untuk persiapan penugasan BLCS di E-Learning Pusdikarhanud. Trimakasih -o0o-

Ditulis Oleh Mayor Arh Wachyu DH (Dansatdikpa Pusdikarhanud)

APLIKASI  7 (TUJUH) PERINTAH PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA DI PUSDIKARHANUD


Bangsa Indonesia mempunyai figur pemimpin yang bisa dibanggakan karakter kepemimpinannya hingga saat ini, beliau adalah Panglima besar Jendral Sudirman. Beliau merupakan salah satu pejuang dan pemimpin teladan bangsa ini. Pribadinya teguh pada prinsip dan keyakinan, selalu mengedepankan kepentingan masyarakat banyak dan bangsa di atas kepentingan pribadinya. Ia selalu konsisten dan konsekuen dalam membela kepentingan tanah air, bangsa, dan negara. Hal ini boleh dilihat ketika Agresi Militer II Belanda. Beliau yang dalam keadaan lemah karena sakit tetap bertekad ikut terjun bergerilya walaupun harus ditandu. Dalam keadaan sakit, ia memimpin dan memberi semangat pada prajuritnya untuk melakukan perlawanan terhadap Belanda. Itulah sebabnya kenapa ia disebutkan merupakan salah satu tokoh besar yang dilahirkan oleh revolusi negeri ini.Karakter kepemimpinan Panglima Sudirman harus dapat diteruskan kepada generasi penerus bangsa khususnya penerus di satuan satuan jajaran TNI. Guna menyiapkan personel yang akan meneruskan estafet kepemimpinan yang sudah berjalan diperlukan suatu lembaga yang bisa menyiapkan personel personel yang dibutuhkan. Lembaga atau instansi yang dibentuk guna keperluan tersebut diatas adalah pusat pendidikan (Pusdik).

Lembaga Pendidikan memiliki peranan dan fungsi yang sangat menentukan di dalam membentuk dan mengembangkan kualitas Prajurit TNI AD yang memiliki sikap perilaku, ilmu pengetahuan dan keterampilan serta jasmani yang samapta agar mampu melaksanakan tugas pokok sesuai dengan kebutuhan organisasi TNI AD. Kemampuan personel yang mengawaki organisasi di jajaran Angkatan Darat, sangat ditentukan oleh kualitas keluaran hasil didik dari setiap Lembaga Pendidikan sesuai persyaratan kebutuhan kemampuan yang diperlukan oleh satuan-satuan jajaran TNI AD. Pusat Pendidikan Arhanud salah satu badan pelaksana Pussenarhanud di bidang pendidikan yang berkedudukan langsung dibawah Danpussenarhanud , mempunyai tugas dan tanggung jawab dalam pelaksanaan pendidikan dan latihan Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara , pembinaan dan bimbingan terhadap siswa serta pembinaan fungsi organik yang harus ditangani secara mantap dan terkoordinir   oleh unsur-unsur yang ada di dalamnya, sehingga tugas pokok dapat terlaksana dengan baik serta dapat dipertanggung jawabkan.

Presiden Republik Indonesia pada saat menerima Kasad pada tanggal 22 Mei 2013  memberikan petunjuk dan arahan yang ditujukan kepada seluruh personel TNI AD yang isinya antara lain: pertama kepemimpinan TNI sudah berada di jalur yang benar, kedua TNI yang diharapkan rakyat adalah TNI yang profesional, ketiga kesejahteraan prajurit melalui gaji , perumahan , pendidikan dan pembangunan markas , keempat kekuatan TNI karena kedekatan dan kebersamaan dengan rakyat, kelima kekompakan internal TNI AD, TNI AL, TNI AU dan Kepolisian,  keenam pengadaan alutsista yang transparan dan yang ketujuh netralitas TNI dalam Pemilu 2014.

Bertitik tolak dari pentingnya keberadaan dari lembaga pendidikan dalam rangka membentuk dan mengembangkan kualitas Prajurit TNI AD yang memiliki sikap perilaku, ilmu pengetahuan dan keterampilan serta jasmani yang samapta agar mampu melaksanakan tugas pokok sesuai dengan kebutuhan organisasi TNI AD, oleh karenanya perlu dikembangkan dengan berbagai inovasi-inovasi baru yang cerdas sesuai dengan perintah dari Presiden Republik Indonesia . Agar penulisan lebih sistematis, maka dirumuskan suatu permasalahan yaitu : “ Bagaimana aplikasi 7(Tujuh) perintah Presiden Republik Indonesi di Pusdikarhanud untuk meningkatkan keluaran hasil didik ?”.

Di point pertama Presiden menyampaikan bahwa kepemimpinan TNI sudah berada di jalur yang benar, hal ini dapat kita lihat pada kegiatan reformasi  yang sudah dilaksanakan pihak TNI. Reformasi TNI memainkan peran sangat penting dalam proses pembaharuan administrasi publik, khususnya yang berkaitan erat dengan masalah kelembagaan, budaya organisasi, kebijakan, doktrin, anggaran pertahanan dan penataan hubungan sipil-militer. Paling tidak, ada tiga alasan kuat mengapa TNI harus mereformasi dirinya. Pertama, adanya tuntutan masyarakat agar memberikan ruang yang lebih luas bagi kelompok sipil untuk terlibat dalam proses politik sebagai respon peranan militer di Orde Baru yang sangat sentral. Kedua, telah terjadi distorsi dalam implementasi dwifungsi TNI yang menyebabkan semakin dalamnya keterlibatan militer hampir di semua sektor kehidupan. Dan ketiga, pada tingkat global, ada indikasi kuat bahwa keterlibatan militer dalam dunia politik tidak lagi menarik sejak keberhasilan gerakan civil society. Lembaga pendidikan merupakan gudang penggodokan bagi personel-personel yang akan mengawaki satuan-satuan jajaran TNI AD. Dalam pembekalan kepada personel yang dididik materi pembangunan karakter sangat penting , ada beberapa ciri dari pembangunan karakter tersebut, pertama memiliki kemampuan berkomunikasi, semangat team work, kreatif, percaya diri, inovatif dan mobilitas, kedua bersikap transparan dan mampu menghormati pesaing (lawan politik) atau musuh dan belajar dari mereka dalam situasi yang ada, ketiga mempunyai kesadaran akan diri sendiri (self awareness), jujur terhadap diri sendiri dan orang lain, jujur terhadap kekuatan diri, kelemahan serta usaha yang tulus untuk memperbaikinya keempat memiliki rasa ingin tahu dan dapat didekati sehingga orang lain merasa aman dalam menyampaikan umpan balik dan gagasan – gagasan baru secara jujur, lugas dan penuh rasa hormat kepada pemimpinnya kelima memiliki kecerdasan, cermat dan tangguh sehingga mampu bekerja secara professional keilmuan dalam jabatannya. Hasil pekerjaanya berguna bagi dirinya, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara, keenam dasarnya seseorang pemimpin cenderung memperlakukan orang lain dalam organisasi atas dasar persamaan derajat, tanpa harus menjilat ke atas menyikut ke samping dan menindas ke bawah. dari ketujuh ciri pemimpin yang berkarakter yang sudah penulis sampaikan yang akan dibekalkan kepada siswa yang mengikuti pendidikan di Pusat pendidikan Arhanud.

Point kedua adalah TNI yang diharapkan oleh rakyat adalah TNI yang profesional. Disamping kegiatan reformasi yang masih berlangsung hingga saat ini tuntutan menjadi tentara profesional juga mengemuka saat sekarang ini. Tentara Profesional adalah tentara yang mahir menggunakan peralatan militer, mahir bergerak, dan mahir menggunakan alat tempur, serta mampu melaksanakan tugas secara terukur dan memenuhi nilai-nilai akuntabilitas. Untuk itu, tentara perlu dilatih dalam menggunakan senjata dan peralatan militer lainnya dengan baik, dilatih manuver taktik secara baik, dididik dalam ilmu pengetahuan dan teknologi secara baik, dipersenjatai dan dilengkapi dengan baik, serta kesejahteraan prajuritnya dijamin oleh negara sehingga diharapkan mahir bertempur. Tentara tidak berpolitik praktis dalam arti bahwa tentara hanya mengikuti politik negara, dengan mengutamakan prinsip demokrasi, supremasi sipil, hak asasi manusia, ketentuan hukum nasional, dan ketentuan hukum internasional yang telah diratifikasi.  Profesionalisme di lembaga pendidikan dapat sedikit penulis gambarkan sebagai berikut , Kasiopsdik dalam menjabarkan kalender pendidikan disesuaikan dengan kurikulum yang dikelurkan satuan atas, dengan menambahkan masukan-masukan penyelesaian kendala yang dihadapi saat pendidikan tahun sebelumnya, gumil dalam proses belajar mengajar selalu membekali diri dengan selalu meningkatkan transfer ilmu pengetahuan kepada para siswa sehingga siswa dapat menangkap materi yang diberikan gumil, membekali diri dengan buku pegangan gumil yang berisi referensi yang berhubungan dengan materi pelajaran yang dipegang. Demikian juga siswa juga didorong agar selalu aktif dalam mengikuti proses belajar mengajar , karena dengan motivasi yang bagus siswa akan bisa menerima materi pelajaran yang diberikan oleh gumil, tetapi sebaliknya apabila motivasi siswa rendah meskipun gumil yang memberikan materi pelajaran seorang gumil yang mumpuni materi pelajaran tersebut akan sulit diterima oleh siswa tersebut.

Point ketiga adalah kesejahteraan prajurit melalui gaji , perumahan, pendidikan, dan pembangunan markas.Arti dari kesejahteraan adalah keadaan yang baik, kondisi manusia dimana orang-orangnya dalam keadaan makmur, dalam keadaan sehat dan damai. Kondisi yang ada saat ini adalah tuntutan dari masyarakat saat ini adalah TNI profesional , kembali ke barak , melaksanakan tugas dalam bidang pertahanan dan keamanan negara tidak terlibat dengan urusan-urusan pemerintahan sehingga kegiatan yang dilaksanakan adalah berlatih untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan ancaman terhadap kedaulatan NKRI . Oleh karenanya kesejahteraan bagi prajurit dapat terpenuhi sehingga prajurit tidak lagi malakukan perbuatan-perbuatan yang bertujuan memenuhi kebutuhannya yang sangat mungkin bertentangan dengan norma-norma yang dianut dalam masyarakat. Khusunya lembaga pendidikan dukungan perumahan untuk gumil seyogyanya dipenuhi sehingga setiap saat siswa yang akan melaksanakan konsultasi kepada gumil bisa terlaksana karena perumahan gumil masih berada diareal lembaga pendidikan, kesempatan pendidikan bagi anggota-anggota yang berdinas di lembaga pendidikan hendaknya diberikan kesempatan yang lebih luas, sehingga kemampuan yang dimiliki para gumil dapat terpelihara dan ditingkatkan, karena sangat ironis apabila gumil yang mengajar bekal pengetahuannya kurang dibandingkan siswa yang melaksanakan pendidikan di pusat-pusat pendidikan lingkungan TNI AD, demikian juga fasilitas pendidikan yang digunakan agar dapat dipenuhi sehingga siswa yang melaksanakan pendidikan di lembaga-lembaga pendidikan akan merasa nyaman sehingga siswa dapat melaksanakan tugasnya  dalam mengikuti pendidikan yang dijalaninya.

Point ke empat adalah kekuatan TNI karena kedekatan dan kebersamaan dengan rakyat.Di dalam jati diri TNI salah satunya adalah TNI sebagai Tentara rakyat yang mampunyai pengertian  adalah tentara yang berasal dari rakyat bersenjata yang berjuang melawan penjajah untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan pada perang kemerdekaan tahun 1945--1949 dengan semboyan “merdeka atau mati”. Rakyat yang menjadi dasar terbentuknya TNI pada saat itu adalah bekas prajurit Hindia Belanda dan Jepang, antara lain Heiho, Kaigun Heiho, dan PETA serta yang berasal dari rakyat, yaitu Barisan Pemuda, Hisbullah, Sabililah, dan Pelopor, di samping laskar-laskar dan tentara pelajar yang tersebar di daerah-daerah lain, baik yang sudah maupun yang belum memperoleh latihan militer, yang keseluruhannya terhimpun dalam Badan Keamanan Rakyat (BKR). Dalam proses perjalanan sejarah serta penataan untuk mendukung profesionalisme dan mengakomodasi potensi kekuatan perjuangan, maka dilakukanlah penyempurnaan organisasi. BKR berubah menjadi Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang berubah lagi menjadi Tentara Keselamatan Rakyat (TKR), kemudian menjadi Tentara Republik Indonesia (TRI), dan terakhir mulai tanggal 3 Juni tahun 1947 menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam perkembangannya, pada tanggal 21 Juni tahun 1962, TNI pernah berubah nama menjadi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). ABRI terdiri atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Pada tahun 2000 ABRI kembali berubah menjadi TNI setelah dikeluarkannya Ketetapan MPR Nomor VI/MPR/2000 tentang Pemisahan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Dalam jati dirinya TNI sebagai Tentara Rakyat berarti bahwa anggota TNI direkrut dari warga negara Indonesia.  Dari sejarah sudah dapat kita ketahui bahwa TNI berasal dari rakyat dan bisa bertahan sampai sekarang ini karena masih terjalin hubungan yang baik dengan masyarakat. Lembaga pendidikan salah satunya Pusdikarhanud mempunyai tugas melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial satuan non kowil dilaksanakan dengan beberapa metode , metode yang pertama adalah kegiatan Bhakti TNI  , adapun pengertian dari Bhakti TNI adalah pelibatan TNI sebagai komponen utama pertahanan dalam membantu menyelenggarakan kegiatan kemanusiaan untuk menangani masalah-masalah sosial dan kemanusiaan atas permintaan instansi terkait  dan atau inisiatif sendiri yang dilaksanakan secara bersama-sama dengan instansi terkait dan masyarakat tanpa mengabaikan kesiapan satuan. Adapun kegiatan yang dilaksanakan oleh Pusdikarhanud yang melibatkan siswa adalah kegiatan pada saat latihan berganda berintegrasi dengan masyarakat di tempat latihan tersebut dilaksanakan .Metode kedua adalah Binwanwil terbatas yang mampunyai pengertian adalah segala usaha dan kegiatan yang berhubungan dengan perencanaan, penyusunan, pengembangan, pengerahan dan pengendalian dalam rangka mewujudkan ketahanan yang  dinamis di suatu wilayah dengan meningkatkan kepekaan, kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menangkal setiap ancaman dan gangguan yang membahayakan kedaulatan dan keutuhan wilayah negara, kegiatan yang dapat dilaksanakan dilingkungan Pusdikarhanud adalah kegiatan siskamling, membantu penanggulangan bencana yang terjadi disekitar lembaga pendidikan, melaksanakan pembinaan gugus pramuka bekerjasama dengan sekolah-sekolah disekitar Pusdikarhanud, melaksanakan kegiatan pembinaan latihan kedisiplinan dan wawasan kebangsaan dengan instansi- instansi baik pemerintah maupun instansi non pemerintah( instansi sipil). Metode ketiga yaitu komunikasi sosial yang mempunyai pengertian adalah suatu cara yang diselenggarakan oleh satuan jajaran TNI AD yang berhubungan dengan perencanaan dan kegiatan untuk memelihara dan meningkatkan kerjasama dengan segenap komponen bangsa guna terwujudnya saling pengertian dan kebersamaan yang memungkinkan timbulnya keinginan masyarakat untuk berpartisipasi dibidang pertahanan, kegiatan yang dapat dilaksanakan di lingkungan Pusdikarhanud adalah sebagai berikut melaksanakan komunikasi sosial dengan tokoh agama tokoh masyarakat , melaksanakan komuniksasi sosial dengan aparat-aparat wilayah, melaksanakan komunikasi dengan keluarga besat TNI yang berada disekitar satuan dengan mengkomunikasin kegiatan-kegiatan yang dapat dilaksanakan secara bersama, memberikan sumbangan kepada yang membutuhkan.

Point kelima adalah kekompakan internal TNI AD,TNI AL, TNI AU dan Kepolisian. Sesuai UU TNI menyebutkan fungsi TNI adalah penangkal terhadap setiap bentuk ancaman militer dan ancaman bersenjata dari luar dan dalam negeri terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa;  penindak terhadap setiap bentuk ancaman, pemulih terhadap kondisi keamanan negara yang terganggu akibat kekacauan keamanan.  Dalam melaksanakan fungsinya TNI merupakan komponen utama sistem pertahanan negara. Disamping mempunyai fungsi seperti yang telah penulis sampaikan TNI juga mempunyai tugas yaitu antara lain sebagai berikut : adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Dengan beban yang dipikulnya tersebut TNI harus selalu menjalin kerjasama dengan instansi Kepolisian sehingga tugas yang diembannya dapat sukses dilaksanakan. Disamping itu dari sejarah dapat kita ambil hikmah khusunya pada saat pertempuran di Ambara yang dipimpin oleh Panglima Besar Jendral Sudirman dimana seluruh kekuatan angkatan bersenjata dan kepolisian saling bahu membahu sehingga dapat memukul mundur pasukan Sekutu yang diboncengi Belanda mundur ke Semarang. Pada saat sekarang ini kegiatan-kegiatan yang dapat dilaksanakan dalam rangka menjaga kekompakan instansi TNI dengan kepolisian khususnya di Pusdikarhanud dengan melaksanakan kegiatan olah raga bersama dengan Lanud Abdul Rahman Shaleh, Lanal Malang dan Polres Batu maupun Polres Malang, ikut berpartisipasi dalam kegiatan ulang tahun satuan , melaksanakan koordinasi dalam rangka kegiatan latihan aplikasi pengamanan obyek vital nasional yaitu bandara Abdul Rahman Shaleh, mengirimkan gumil dari Pusdikarhanud untuk mengajar di instansi lain, dan juga menerima perwakilan siswa dari matra lain untuk belajar di Pusdikarhanud.

Point keenam adalah pengadaan alutsista yang transparan dari Perintah Presiden RI. Dengan melihat yang ada saat ini baik ancaman actual maupun ancaman potensial sifatnya militer akan berpengaruh langsung terhadap pertahanan negara, sedangkan ancaman bersifat nonmiliter secara tidak langsung juga berpengaruh terhadap pertahanan negara. Ancaman yang bersifat militer maupun nonmiliter sebagaimana sudah diatur dalam ketentuan perundang-undangan harus dihadapi dengan strategi yang tepat dan dirumuskan oleh setiap Kementerian/LPNK yang juga telah ditetapkan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ancaman yang bersifat militer maupun non militer sebagaimana sudah diatur dalam ketentuan perundang-undangan harus dihadapi dengan strategi yang tepat dan dirumuskan oleh setiap Kementerian/LPNK yang juga telah ditetapkan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Guna menghadapi berbagai ancaman terhadap pertahanan negara, sangat diperlukan sistem pengelolaan dan penyelenggaraan pertahanan negara yang sistematis, dengan manajemen dan kepemimpinan yang tepat, serta pengawasan yang terus-menerus. Salah satu indikasinya ditunjukkan oleh adanya keterkaitan logis antar tiga factor kunci dalam pembangunan pertahanan negara. Faktor pertama adalah sasaran strategis (strategic objectives) yang didasari oleh penilaian yang akurat terhadap prioritas ancaman; factor kedua, kemampuan pertahanan (defense capability) yang dibangun, dibina, dan dipersiapkan; dan factor ketiga adalah anggaran yang proporsional antara kebutuhan penanganan ancaman actual dan kebutuhan pembangunan kekuatan pertahanan jangka panjang. Kebijakan Umum Pertahanan Negara 2010-2014 dimaksudkan untuk dijadikan acuan dalam mewujudkan sistem pengelolaan dan penyelenggaraan pertahanan negara yang diinginkan tersebut. Dengan kondisi yang ada maka pemerintah Indonesia berupaya melengkapi alutsista sesuai dengan MEF(Minimum Essential Force) dengan kemampuan anggaran yang dimiliki secara transparan, dengan demikian Pusdikarhanud selaku bagian dari TNI AD dapat mendukung kegiatan tersebut dengan kegiatan-kegiatan sebagai berikut : mengajukan revisi kurikulum yang berkaitan dengan alutsista yang baru, mengajukan buku petunjuk tentang sista yang baru yang dapat digunakan sebagai bahan pengajaran kepada siswa yang melaksanakan belajar di Pusdikarhanud, melaksanakan inovasi pembuatan audio visual berupa chart, benner, dan film tentang alutsista yang baru dibeli pemerintah dilengkapi dengan karakteristik dari senjata tersebut dipasang di tempat-tempat yang mudah dilihat oleh siswa mulai di ruang makan siswa, aula , barak siswa maupun di kelas-kelas.

            Perintah terakhir atau poin ketujuh perintah Presiden Indonesia adalah netralitas TNI dalam pemilu 2014 . Netralitas TNI merupakan amanah dalam pelaksanaan reformasi internal TNI sesuai Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Adapun pengertian dari netralitas TNI sebagai berikut :Netral : “Tidak berpihak, tidak ikut, atau tidak membantu salah satu pihak”Netralitas TNI : “TNI bersikap netral dalam kehidupan politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis” di dalam pelaksanaannya ada beberapa hal bisa penulis sampaikan larangan bagi prajurit antara lain memberi komentar, penilaian, mendiskusikan, pengarahan apapun berkaitan dengan kontestan Pemilu dan Pilkada kepada keluarga atau masyarakat, secara perorangan/fasilitas berada di arena tempat penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada, menyimpan dan menempel dokumen, atribut, benda lain yang menggambarkan identitas peserta Pemilu dan Pilkada di instansi dan peralatan milik TNI, berada di arena Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat pelaksanaan pemungutan suara, secara perorangan/satuan/fasilitas/instansi terlibat pada kegiatan Pemilu dan Pilkada dalam bentuk berkampanye untuk mensukseskan kandidat tertentu/kontestan termasuk memberi bantuan dalam bentuk apapun di luar tugas dan fungsi TNI, melakukan tindakan dan atau pernyataan apapun yang dilakukan secara resmi yang bertujuan atau bersifat mempengaruhi keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), secara perorangan/satuan/fasilitas/instansi menyambut dan mengantar peserta kontestan, menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU), Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Panitia Pemilih, Panitia Pendaftar Pemilih, peserta dan atau juru kampanye, terlibat dan ikut campur dalam menentukan menetapkan peserta Pemilu baik perorangan atau kelompok partai, memobilisasi organisasi sosial, agama dan ekonomi untuk kepentingan Parpol atau calon tertentu,  tidak melakukan tindakan dan atau membuat pernyataan apapun yang bersifat mempengaruhi keputusan KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota dan Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih).

            Dari uraian diatas penulis telah mencoba menjabarkan  7 perintah Presiden yang dapat dilaksanakan di Pusdikarhanud , harapan  yang dapat penulis sampaikan adalah  perubahan yang diharapkan ke arah yang baik dapat terlaksana apabila seluruh personel yang ada mengadakan perubahan baik pemimpin dan seluruh anggota.

Demikian tulisan ini disusun dengan keterbatasan yang dimiliki oleh penulis.   Semoga tulisan ini dapat menjadikan masukan dan referensi dalam rangka penjabaran 7 perintah Presiden RI yang dapat diaplikasikan di Pusdikarhanud.

 Saran dan masukan sangat diharapkan dari penulis untuk dapat menambah kesempurnaan tulisan ini.


7 (Tujuh) Perintah  Penekanan  Presiden

1.    Kepemimpinan TNI sudah berada di jalan yang benar, Lanjutkan.

2.    TNI yang di harapkan rakyat adalah TNI yang profesional.

3.    Kesejahtraan Prajurit, gaji, rumah, pendidikan dan pembangunan Markas.

4.    Kekuatan TNI karena kedekatan dan kebersamaan dengan rakyat.

5.    Kekompakan internal TNI AD, AL, AU dan Kepolisian.

6.    Pengadaan Alut Sista yang transparan.

7.    Netralitas TNI dalam menghadapi Pemilu 2014.


Oleh Mayor Arh Wachyu DH. (Dansatdikpa Pusdikarhanud)

 

                                  7 (Tujuh) Perintah  Penekanan  Presiden

 

 
 

 


1.    Kepemimpinan TNI sudah berada di jalan yang benar, Lanjutkan.

2.    TNI yang di harapkan rakyat adalah TNI yang profesional.

3.    Kesejahtraan Prajurit, gaji, rumah, pendidikan dan pembangunan Markas.

4.    Kekuatan TNI karena kedekatan dan kebersamaan dengan rakyat.

5.    Kekompakan internal TNI AD, AL, AU dan Kepolisian.

6.    Pengadaan Alut Sista yang transparan.

7.    Netralitas TNI dalam menghadapi Pemilu 2014.


 

ARTIKEL LAINNYA

     -  Daftar Nilai sementara minggu I
     -  Essay Mayor Arh Hagus Indaryanto, S.H. psc. (Katim Gumil/tih Pusdikarhanud)
     -  PERAN PENDIDIKAN TNI DALAM MEMBENTUK KEPEMIMPINAN TNI GUNA MELAHIRKAN PEMIMPIN BANGSA YANG BERKAR
     -  KONSEPSI TAKTIK ARHANUD DIHADAPKAN PERKEMBANGAN ANCAMAN SERANGAN UDARA DI MASA DEPAN
     -  LAPORAN PENDIDIKAN S-2 JURUSAN MANAJEMEN PERTAHANAN DI UNIVERSITAS PERTAHANAN INDONESIA TA 2011-2013
     -  PAT TILLMAN dan PAK DIRMAN (serta Mak Eroh)
     -  Karangan Militer
     -  9 LANGKAH MENUJU SIKAP MENTAL POSITIF
     -  MALAIKAT KECILKU
     -  IT , INOVASI BAGI DUNIA PENDIDIKAN
     -  UNTUK MU TUHANKU
     -  MENGUKUR TINGKAT KEMATANGAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI UNTUK INSTITUSI PENDIDIKAN




 

KOMANDAN KODIKLAT TNI AD

   

               Letjen TNI  

         Lodewijk F Paulus


English Corner

Battle of Goose Green

The Use of Air Defense Weapon System

Culture Of Indonesia:As a Consideration in Company Level Operation


Link Kodiklat


Statistik


  Visitors :229578 Org
  Today : 180 Users
  Month : 2422 Users
  Online : 5 Users
  Hits : 647629 hits


Gallery



elearning


 
Copyright © 2010   Pusdikarhanud.mil.id - Pusat Pendidikan Arhanud . Design by e.web.id